Selasa, 15 Maret 2016

Notes Left Behind : 135 Hari Terakhir Bersama Elena Gadis Cilik Penderita Kanker Otak

Area Buku | Resensi buku baru.


Judul Buku : Notes Left Behind : 135 Hari Terakhir Bersama Elena Gadis Cilik Penderita Kanker Otak
Pengarang : Brooke & Keith Desserich
Penerjemah : Isma B. Soekoto
Editor : A. Rauf
Cover : Reza Alfarabi
Penerbit : Edelweiss
Tahun : 2009
Tempat : Surabaya
Kelas : 004.65 BRO n
Subjek : Kisah Nyata
Kolasi : xi, 459 p. : ill ; 20 cm
ISBN : 9789791962421
Ringkasan Isi : 

Buku ini bercerita tentang seorang gadis bernama Elena Desserich. Lahir pada musim salju di bulan desember. Usianya baru menginjak 5 tahun. Anak pertama dari pasangan keluarga Desserich. Adiknya bernama Gracie Desserich. Semuanya berawal dari hari setelah perayaan Thankgiving. Tiba-tiba ia kehilangan suaranya, berngsunr-angsur merasakan kelumpuhan pada tungkainya kanannya dan mengalami serangan akit kepala. Pertama-tama kami mengira itu hanyalah gangguan tenggorokan, kemudian migrain, namun tiga hari kemudian

diberitahukan bahwa ia menderita tumor otak. Akhirnya setelah berkonsultasi selama tiga hari, keadaanya secara resmi dinyatakan sebagai sebuah glioma batang otak yang menjalar. Masih lebih buruk lagi, tampaknya penyakit itu tidak dapat dioperasi sehingga mereka menyebut kemungkinan hidupnya tipis. Ia seorang gadis cilik yang kuat dan bersungguh-sungguh dengan kecerdasan dan kearifan sebagai pelengkap kebahagiaan keluarga Desserich. 

Elena Desserich baru berusia lima tahun ketika ia didiagnosa menderita kanker otak yang tak dapat disembuhkan lagi dan yang hanya memberinya waktu 135 hari lagi untuk hidup. Hati orangtua Elana, Brooke dan Keith, sangat berduka karenanya. Dan juga mencemaskan adik perempuan terkasih Elena, Gracie yang ketika itu baru berusia empat tahun. Gracie baru saja mempertahankan semangat dan kenangan akan Elena, keluarga Desserich mulai menulis sebuah jurnal tentang hari-hari terakhir putri mereka. Mereka tidak menduga bahwa buku harian mereka dapat menggugah perhatian dunia.

Ketika mereka menjalani hari-hari yang sangat bernilai selama berbulan-bulan. Setiap hari adalah hadiah dan setiap hari yang lainnya adalah kenangan. Elena memperhatikan sebuah komunitas tentang cinta dan kehidupan itu sesungguhnya. Dalam waktu singkat kehidupannya, gadis mengagumkan ini meninggalkan sebuah karya seni lukisan ciptaanya sendiri yang digantung pada dinding sebuah museum yang mengungkap penyempurnaan sebuah rangkaian harapan luar biasa. Lukisan itu mengilhami sebuah usaha hingga saat ini untuk membantu anak-anak di mana pun dalam perjuangan mereka melawan kanker otak.

HOROR STORIES

Area Buku | Resensi buku baru.


Judul Buku : HOROR STORIES
Pengarang : Tunku Halim
Penerbit : Matahari
Edisi : 1
Tempat : Jakarta Selatan
Kelas :  899.221 HAL h
Subjek : Horor - Novel
Kolasi : 460 p. : ill ; 20 cm
ISBN : 9786021139813
Ringkasan :  

Tapi hari ini, di hari yang cerah ini, selagi duduk di meja kerja sambil memandang ke luar pintu balkon menatap gulungan  ombak, mendengarkan suara pecahan ombak menghantam karang di samping rumah, aku memikirkanmu, hanya aku. Hal pertama yang terbesit dalam benakku adalah aku berharap kau masih hidup. Sebab kehidupan ini memiliki kencenderungan yang agak mengganggu, yaitu mendatangkan kematian. Aku tahu informasi tentang kematian ini adalah kabar buruk yang mengejutkan, bahkan mungkin merusak suasana harimu.

Kau mungkin perlu mengupdate status facebook mu. Aku baru tahu aku akan mati. Jangan heran jika setelah itu kau akan menerima banyak komentar yang menanyakan apakah kau menderita penyakit yang mematikan. Tak seorangpun  ingin tahu bahwa dirinya akan mati. Bahkan, aku berani menyimpulkan, tak seorang pun ingin mati.

Ada yang mengatakan, inilah alasan mengapa cerita horor banyak digemari. Karena cerita horor menyuguhkan kisah-kisah yang menggelisahkan hingga kita dihadapkan pada ketakutan kita, dan ketakutan terbesar kita bukanlah kematian orang-orang yang kita sayangi yang tentunya sungguh memilukan apabila memang terjadi tapi jatah waktu kita sendiri yang terbatas di dunia ini. 

Kematian kita sendiri.
Dan hal itu sangat mengerikan, kawan.
Kita sering kali berlindung di balik citra surga.

Cita surga sering disebut-sebut jika bahasan kematian ditilik dari sudut pandag agama. Mungkin dari kata-kata guru spiritual atau dari wacana yang menghibur dalam buku-buku agama. Tetapi banyak orang yang tanpa disengaja dan tanpa disadari akan beralih pada pemikiran bahwa kisah-kisah horor hanyalah wujud hiburan semata, penarik perhatian dalam waktu senggang, mungkin juga dianggap sebagai sepotong hiburan yang menyenangkan. Padahal pada kenyataannya makna yang sebenarnya jauh lebih dalam, lebih gelap dan mengerikan.

Dengan banyaknya hal yang ditakuti, banyak pula ragam kisah mengerikan. Kau akan menemukan berbagai macam kisah mengerikan di sini, dari horor yang ekstrem seperti, "Kecupan Si Penggali Kubur" dan "Empat Angka untuk Eric Kwok" hingga yang lebih ringan "Mr.Petronas" dan "Dukun Tersakti dan Teredan" hingga yang lebih gothic seperti "Malay Magick" dan "Jalan Pemakaman 44". Bahkan ada sebuah kisah non-horor yang disertakan :"Halaman Ini Sengaja Dibiarkan Kosong". Cerita ini sengaja diselipkan untuk menyurutkan ketegangan.

Melipat Batas

Area Buku | Resensi buku baru.


Judul Buku : Melipat Batas
Pengarang : Keluarga Besar IELSP
Editor : Desy Wee
Penerbit : Diva Press
Tahun : 2013
Tempat : Yogyakarta
Kelas : 158.1 IEL m
Subjek : Motivasi - Pendidikan
Kolasi : 394 p.: ill ; 25 cm
ISBN : 9786022790372
Ringkasan :

Indonesia English Language Study Program (IELSP) adalah salah satu program beasiswa yang diselenggarakan oleh The Indonesian International Education Foundation (IIEF) bekerja sama dengan US Department of State. Penerima Beasiswa ini akan mengikuti insentive English program selama delapan minggu di masing-masing negara bagian di Amerika Serikat, sesuai dengan placement. Selain itu, mereka juga akan belajar bersama-sama dengan mahasiswa dari berbagai negara dan bangsa yang tergabung dalam kelas immersion, terlibat dalam berbagai acara sosial dan budaya, serta mengikuti cross culture understanding sebab mempunyai host family (keluarga asuh) yang akan memberikan banyak pengalaman baru kepada mereka selama di Amerika.

Selain program intensif belajar bahasa inggris, grantee juga terlibat dalam berbagai acara sosial dan budaya (sesuai dengan program yang telah ditentukan oleh Universitas tempat penerima beasiswa belajar). Di samping itu, biasanya ada satu kesempatan yang diberikan untuk menampilkan kebudayaan masing-masing negara. Khusus untuk Indonesia, mereka menyebutnya Indonesian Day. Di Indonesian Day, ditampilkan beragam kebudayaan dari  masing-masing provinsi yang ada di Indonesia, sesuai dengan penampilan yang ingin ditampilkan oleh para grantee. Mulai dari pakaian adat, lagu daerah, tari-tarian, hingga cendera mata.

Hingga tahun 2013, IELSP telah dibuka hingga cohort 10, dan setiap cohort rata-rata meloloskan sekitar tujuh puluh orang yang berasal dari seluruh pelosok negeri. Para alumni program ini sudah mencapai lebih dari enam ratus orang di seluruh Indonesia. Para alumni program ini sudah mencapai lebih dari enam ratus orang di seluruh Indonesia. Para alumni tersebut sekarang sudah mempunyai wadah asosiasi bernama IELSP Association Alumni (IAA), yang baru dibentuk dan dideklarasikan bulan April 2013 di Yogyakarta.

Dan, buku ini adalah kumpulan tulisan beberapa alumni IESLP yang mengisahkan perjuangan mereka dalam memburu beasiswa IESLP, kebangkitan mereka dari kegagalan, motivasi dari orang-orang terkasih, serta cerita-cerita berkesan mereka saat berada di Amerika dapat menjadikan pembelajaran hidup.

DONGENG NEGERI KITA : ANTOLOGI CERITA RAKYAT NUSANTARA

Area Buku | Resensi buku baru.
Judul Buku : DONGENG NEGERI KITA : ANTOLOGI CERITA RAKYAT NUSANTARA
Pengarang : LSS Reboeng
Penerbit : Padasan
Tahun : 2016
Tempat : Yogyakarta
Kelas :  398.2 REB d
Subjek : Kumpulan Dongeng Rakyat Nusantara
Kolasi : lxxii,817 p. : ill ; 25 cm
ISBN : 9786021244050
Ringkasan :
Buku dongeng rakyat nusantara setebal 817 halaman disajikan dalam bentuk fiksi realis, menceritakan dongeng-dongeng dari berbagai daerah di wilayah nusantara. Dongeng atau cerita rakyat adalah bagian dari sejarah peradaban manusia yang tidak akan sirna oleh zaman. Melalui dongeng seseorang mampu
menuturkan kembali kisah-kisah yang pernah dituturkan secara lisan oleh nenek moyang zaman dahulu untuk anak cucunya. Melalui cerita hikayat, mitos, maupun legenda. Dongeng ini bertujuan mengajarkan kepada generasi muda sebagai generasi penerus agar mau belajar tentang nilai-nilai moralitas bagaimana membedakan antara baik dan buruk, benar atau salah, pantas atau tidak, mengajarkan untuk menghormati pada orang yang lebih tua, hormat kepada ayah dan ibu, menghormati ketua adat, kakek dan nenek. Mengajarkan pada kaum muda bagaimana memiliki sikap patriot, nasionalisme, kejujuran, berbudi pekerti luhur, senantiasa mau untuk berbuat baik, atau memecahkan persoalan dengan mengambil keputusan dalam situasi paling buruk sekalipun.
Buku ini terdiri dalam dua bahasa (bilingual) Indonesia dan Inggris. Harapan agar pembaca di negeri lain (luar negeri) mampu membaca, menimba pengalaman, wawasan sebagai khasanah dongeng rakyat di dunia.
Buku ini sangat cocok bagi pendidik terutama guru bahasa Indonesia khususnya untuk mengajarkan siswa pelajaran budi pekerti luhur melalui kearifan lokal (dongeng rakyat) yang notabene syarat dengan nilai-nilai moral budi pekerti. Dapat dijadikan sebagai referensi bagi para peneliti bahasa terutama mempelajari kekayaan khasanah dongeng rakyat nusantara.

Sang Guru

Area Buku | Resensi buku baru.
Judul Buku : Sang Guru
Pengarang : Haidar Musyafa
Penerbit : Imania
Tahun : 2015
Tempat : Jakarta Selatan
Kelas :  923.7 MUS s
Subjek : Novel Biografi Ki Hadjar Dewantara, Kehidupan, Pemikiran, dan Perjuangan   Pendiri Tamansiswa (1889-1959)
Kolasi : 420 p. : ill ; 35 cm
ISBN : 9786027926240
Ringkasan :
Buku ini bergenre novel biografi yang bercerita tentang kehidupan guru bangsa. Tokoh yang dilahirkan di lingkungan keluarga bangsawan yang mempunyai cita-cita membebaskan rakyat pribumi dari penjajahan kolonial belanda. Keras tapi tidak kasar. Demikian ciri khas dari kepribadian Ki Hadjar Dewantara
yang diakui oleh teman-teman seperjuangannya. Kesetiaannya pada sikap dan idealismenya selalu tergambar jelas dalam setiap tindakan dan kiprahnya. Meskipun secara fisik terlihat ringkih, tapi semangat juangnya menggelora. Pidato-pidatonya yang lantang dan penuh ghirah, menjadi pembangkit persatuan rakyat Indonesia. Meskipun berulangkali ditangkap dan dipenjara, tapi semangatnya untuk membela kepentingan jelata tak kunjung padam. Semakin ditekan oleh penjajah, maka laki-laki trah Puro Pakualaman itu akan semakin keras menyatakan permusuhan dengan bangsa koloni itu. Pada saat Indische Partij (IP) partai politik yang didirikan bersama Douwes Dekker dan Tjipto Mangoenkoeseomo diberedel oleh Pemerintah Belanda pada 1912 dia tidak akan kehilangan asa. Justru hal itu membuatnya semakin berani mengolok-olok komunitas pirang yang menjadi pemangku kekuasaan tanah leluhurnya.
Setelah kembali dari pengasingan, pada tahun 1919, Ki Hadjar Dewantara mulai tertarik untuk menjadikan pendidikan sebagai alat perjuanagn meraih kemerdekaan Indonesia. Berangkat dari impian dan cita-cita luhurnya itu, pada 3 Juli 1922 Ki Hadjar Dewantara dan teman-teman seperjuangannya mendirikan "National Onderwijs Instituut Tamansiswa". Ia berjuang untuk memadukan model pendidikan barat dengan budaya-budaya yang ada di negerinya sendiri. Karena garis perjuangan yang dianut oleh Ki Hadjar Dewantara bersifat nonkooperatif terhedap pemerintah kolonial, maka dia tidak menerapkan kurikulum pendidikan Governemen Hindia Belanda di Tamansiswa. Sebab sejak awal Ki Hadjar Dewantara memang sudah meniatkan bahwa Tamansiswa akan dijadikan sebagai alat untuk melawan sistem pendidikan Governemen Hindia Belanda yang cenderung merusak moral generasi muda bangsa Indonesia.

" Kihadjar Dewantara adalah sosok Bapak Bangsa dan Pahlawan Nasional. Semasa hidupnya beliau dikenal sebagai aktivis pergerakan kemerdekaan Indonesia, kolumnis, politis, dan pelopor pendidikan. Perjalanan hidupnya yang ditulis di buku ini patut jadi pelajaran bagi upaya memperbaiki kondisi pendidikan di Indonesia. Semangat perjuangan dan pengabdiannya untuk bangsa Indonesia patut menjadi inspirasi kita semua. Bacalah karya yang inspiratif ini." (Abdul Muid Badrun, Dosen, Pecinta Pendidikan dan Pencetus OneDayOneArticle)

99 Pesan Nabi : Komik Terbaik Anugerah Pembaca Inodnesia 2012

Area Buku | Resensi buku baru.
Judul Buku : 99 Pesan Nabi : Komik Terbaik Anugerah Pembaca Inodnesia 2012
Pengarang : Veby Surya Wibawa
Penerbit : Zahira
Edisi : Lengkap Komik Hadis Bukhari Muslim
Tahun : 2015
Tempat : Jakarta Selatan
Kelas :  741.5 DJE s
Subjek : Komik - Religi
Kolasi : 427 p. : ill ; 35 cm
ISBN : 9786021139240
Ringkasan :
Buku ini berisi tema tentang menyampaikan ilmu agama melalui hadis bukhori muslim ke dalam bentuk komik bergambar. Sederhana lewat penggambaran tokoh - tokoh kartun yang dikemas dalam alur cerita yang enak untuk diikuti dan mudah untuk dimengerti.
 
Banyak sekali pesan moral disampaikan lewat gambar-gambar menarik secara grafis kartun. Penulis sengaja membawakan dalam bentuk komik bergambar agar pesan yang ingin disampaikan mudah diterima oleh pembaca mulai dari anak - anak hingga orang dewasa. Banyak sekali tuntunan dalam hidup beragama oleh vbi_djenggotten lewat dakwah komik bergambar.
Buku ini sangat bagus untuk dibaca sebagai tambahan ilmu dan wawasan tentang mempelajari agama Islam.

The Witch of Portobello

Area Buku | Resensi buku baru.
Judul Buku : The Witch of Portobello
Pengarang : Paulo Coelho
Penerjemah : Olivia Gerungan
Genre : Novel - Filsafat
Penerbit : Gramedia
Tahun : 2011
Tempat : Jakarta
Kode Buku : 899.221 COE t
Kolasi : 312 halaman; 20 cm
ISBN : 9789792244281
Ringkasan :
Di buku Sang Penyihir dari Portobello, tokoh utama wanita bernama Athena, sepertinya orang kebanyakan. Namun memiliki daya spiritual yang tidak dimiliki orang kebanyakan. Athena lahir dari rahim seorang Gipsi di Rumania, dan saat berumur kurang dari 3 bulan diadopsi oleh orang kaya asal Beirut, dibawa pulang ke negeri di Timur Tengah tersebut dan diberi
nama Sherine Khalil. Atas saran paman yang sepertinya tahu bahwa nama berbau Arab akan membawa masalah di kelak kemudian hari, mereka memanggil gadis ciliknya dengan sebuah nama yang cenderung netral. Athena merujuk pada dewi kebijaksanaan, kecerdasan, dan peperangan bagi orang Yunani.
Dari kecil Athena ’berbeda’ dari gadis lainnya. Ia punya kecendrungan religius yang kuat, mengatakan dirinya dikelilingi sekumpulan teman tak terlihat, dan meramalkan perpecahan panjang di Beirut. Ramalan itu menjadi kenyataan, lalu dia bersama keluarga pun migrasi ke Inggris, menikah di usia muda, bercerai dan menjadi single mother dari satu putra. Athena terus mencari ’ruang kosong di dalam diri’. Hanya satu yang membuat dirinya tenang. Ia menemukan kebahagiaan dalam tarian hingga membawanya trans.
”......Menarilah dengan hanya diiringi suara perkusi; ulangi prosesnya setiap hari; ketahuilah bahwa, pada momen tertentu, matamu akan terpejam secara amat alami, dan kau akan mulai melihat cahaya yang datang dari dalam, cahaya yang menjawab pertanyaan-pertanyaanmu dan membangun kekuatanmu yang tersembunyi,” demikian kata Pavel Podbielski, pemilik apartemen. Ppria imigran Polandia ini membuat Athena paham untuk pertama kalinya bahwa menari bisa membawanya pada kepuasan spiritual.
Namun pencarian ’ruang kosong dalam diri’ belum berhenti ketika Athena memahami jalan cahaya (Vertex) yang berasal dari tradisi Siberia. Ia memboyong Viorel, sang anak, pergi ke Dubai dan sukses menjadi agen properti. Akan tetapi, keberhasilan secara materi tak pula membawa kebahagiaan. Di kota ini Athena sempat belajar kaligrafi, hingga akhirnya ia memutuskan menelusuri jejak ibu kandung ke Rumania, yang justru mempertemukan dirinya dengan Edda yang akhirnya menjadi guru spiritualnya.
Athena selanjutnya menularkan ajaran spiritualnya ke penduduk London, dalam bentuk kebijaksanaan universal Hagia Sofia, dan pada akhirnya menimbulkan reaksi pro dan kontra. Ada pengikutnya, dengan tujuan bermacam-macam. Menemukan kebahagiaan, atau sekadar ingin tahu dan minta diramal. Sebaliknya kelompok penghujat menjulukinya sebagai Sang Penyihir dari Portobello. Hingga suatu hari ditemukan mayat wanita yang identitasnya dikenali sebagai Athena.
Kisah tentang Athena bergulir paska kematiannya, dari penuturan orang ketiga. Heron Ryan, jurnalis yang jatuh cinta pada Athena sejak pertemuan di Rumania. Guru spiritual Athena, Deidre O’Neill atau lebih dikenal dengan nama ”Edda”. Ibu angkat Samira R. Khalil, Andrea McCain (aktris), Sejarawan Antoine Locadour, pemilik apartemen tempat Athena pernah menyewa kamar, dan mantan suami Athena. Masih adapula tokoh-tokoh lain yang sempat bersinggungan dengan wanita yang meninggal sebelum berusia 30 tahun itu.
Darah Gipsi mengalir dalam tubuh Athena yang membuatnya menikmati bunyi-bunyian dan tarian. Ditinjau dari ilmu antropologi kita juga memahami tradisi lama menghormati Dewa, Yang Maha Agung, atau Maha Besar dalam bentuk tarian pemujaan. Misalkan Whirling Dervishes dalam aliran Sufisme. Atau dalam buku ini menyebutkan tentang tari jalan cahaya atau Vertex dari kaum Siberia yang diajarkan oleh Podbielski.
Athena menemukan kedamaian dalam Tuhan yang feminin. Tuhan dalam bentuk ”Dewi” atau ”Ibu” dalam pencarian ibu kandungnya. ”Dewi” yang memberikan sisi wanita yang melindungi kita di saat bahaya, menemani saat kita menjalankan kegiatan sehari-hari dengan penuh cinta dan sukacita. Sekali lagi kita diingatkan akan cinta, sebuah kisah perjalanan menemukan kedamaian spiritual dan pengorbanan atas nama cinta.

Paradigma Pendidikan Islam : Upaya Mengefektifkan Pendidikan Agama Islam di Sekolah

Area Buku | Resensi buku baru.
Judul Buku : Paradigma Pendidikan Islam : Upaya Mengefektifkan Pendidikan Agama Islam di Sekolah
Pengarang : Drs. Muhaimin, M.A.
Editor : Siti Laihan Azizah
Lay out : Dedi Junaedi
Penerbit : Remaja Rosdakarya
Tahun : 2012
Tempat : Bandung
Kelas : 2X7.3 MUH p
Subjek : Ilmu - Pendidikan Agama Islam
Kolasi : xi, 320 p. : ill ; 25 cm
ISBN : 9789796921096
Ringkasan :
Pola kajian kependidikan Islam di Indonesia sebagaimana terdapat dalam literatur - literatur yang tersedia selama ini, pada dasarnya terfokus pada tiga kategori, yaitu (1) kajian - kajian sosio-historis pendidikan Islam; (2) kajian pemikiran dan teori pendidikan Islam; dan (3) kajian metodologis pendidikan Islam. Buku ini lebih difokuskan pada point kedua dan ketiga, yaitu kajian tentang aspek pemikiran (filosofis) dan metodologi sekaligus.
Ajaran suci Islam sebagaimana tertuang dan terkandung dalam kitab suci Al-Qur'an dan Sunnah Rasulullah Saw,
sebenarnya kaya akan fundamental doctrines dan fundamental values dalam berbagai aspek kehidupan manusia, yang dapat digali dan ditangkap sesuai dengan disiplin keilmuan atau bidang keahlian seseorang. Para pemerhati dan pengembang pendidika Islam akan berusaha menangkap dan menggalinya dari aspek kependidikan. 
Salah satu model penggalian dan pengkajian terhadap fundamental doctrines dan fundamental values dari Al-Qur'an dan Sunnah yang dilakukan oleh para ulama atau pemerhati dan pengembang pendidikan Islam adalah "Model Prerenial Essensialis Kontekstual, yakni upaya memahami ajaran-ajaran dan nilai-nilai dasar yang terkandung dalam Al-Qur'an dan al Sunnah al-shalihah dengan mengikutsertakan dan mempertimbangkan khazanah intelektual muslim klasik di bidang pendidikan,serta mencermati kesulitan-kesulitan dan kemudahan-kemudahan yang ditawarkan kesulitan-kesulitan dan kemudahan-kemudahan yang ditawarkan oleh dunia pendidikan modern. Jadi, model ini selalu mempertimbangkan Al-Qur'an dan al-Sunnah al-shalihah, khazanah pemikiranklasik di bidang pendidikan, serta pendekatan keilmuan dan pengalaman-pengalaman pendidikan muncul pada abad 19 dan 20 M dan atau masyarakat kontemporer.
Berbicara tentang Pendidikan Islam, agaknya sangat idealis dan utopis bila hanya berkutat pada persoalan fundasional filosofis karena kegiatanpendidikan sangat concern terhadap persoalan - persoalan operasional. Di antara kelemahan dari kajian pendidikan Islam yang selama ini ditulis dalam literatur-literatur kependidikan Islamadalah mereka kaya konsep fundasional atau kajian kesenjangan antara teori dan praktik, atau antara dimensi fundasional dan operasional, dan atau mencari titik temu antara keduanya maka kehadiran buku berupaya untuk mengkaji keduanya sekaligus, yang difokuskan pada pandangan mendasar tentang persoalan pendidikan Islam dan pengembangannya dalam konteks desain pembelajaran pendidikan agama Islam. Kajian dalam buku ini diharapkan dapat memberikan kontribusi yang dalam bagi pengembangan pemikiran pendidikan Islam yang sekaligus diaktualisasikan daam bentuk perencanaan atau desain pembelajaran agama Islam.  

Perencanaan Pembelajaran : Mengembangkan Standar Kompetensi Guru

Area Buku | Resensi buku baru.
Judul Buku :  Perencanaan Pembelajaran : Mengembangkan Standar Kompetensi Guru
Pengarang : Abdul Muis
Editor : Mukhlis
Penerbit : Remaja Rosdakarya
Tahun : 2011
Tempat : Bandung
Kelas : 2X7.3 MUH p
Subjek : Ilmu - Pendidikan Pembelajaran
Kolasi : ix, 291 p. : ill ; 25 cm
ISBN : 9796924935
Ringkasan :
Guru adalah agen perubahan. Merekalah yang membuat peradaban dunia berubah menjadi lebih baik. Penerang dalam kegelapan, penunjuk arah generasi. Pada merekalah para pemimpin belajar bersikap bijaksana. Karenanya guru tidak boleh salah ajar. Semua tindakan mereka mesti terencana dan terukur dengan baik. Informasi yang berkaitan
dengan profesinya sebagai pendidik juga pengetahuan umum yang tersebar dalam berbagai media harus selalu diserap.
Inti proses pendidikan adalah pembelajaran. Dan, inilah aktivitas rutin yang dilakukan guru sehari-hari. Agar program yang mereka lakukan lebih terarah mereka musti tahu kurikulum yang dirilis pemerintah. Informasi dari kurikulum itulah sebagai bahan mereka untuk menyusun silabus dan rencana pembelajaran. Dalam buku ini semua aktivitas teknik menyangkut pembelajaran standar kompetensi yang seharusnya dimiliki guru. Bagi mahasiswa yang konsentrasi kajiannya pada ilmu kependidikan, buku ini akan membekali mereka tentang aktivitas teknik pembelajaran.

Inspirasi JK

Area Buku | Resensi buku baru.

 Judul Buku : Inspirasi JK
Pengarang : Husain Abdullah
Editor : Yusron Darmawan
Penerbit : Noura Books
Tahun : 2013
Tempat : Jakarta
Kelas : 307.141 609 598 22ABD i
Subjek : Biografi - Jusuf Kala
Kolasi : ix, 249 p. : ill ; 25 cm
ISBN : 9786021606179
Ringkasan :
Inspirasi bagi Para Pemberani.
Inspirasi JK adalah pemikiran autentik M. Jusuf Kalla, yang disampaikan kepada publik melalui berbagai forum, dalam bentuk ceramah, tulisan, dan bincang lepas. Apa pun yang tersaji dalam Inspirasi JK merupakan buah dari pengalamannya selama 30 tahun lebih menjadi pengusaha, 10 tahun sebagai praktisi pemerintahan, dan sekitar 3 tahun sebagai Ketua Palang Merah Indonesia.
Oleh karenanya, Inspirasi JK boleh disebut sebagai teori atau pendapat yang sudah teruji di lapangan. Sebuah teori yang bisa menjadi acuan, bahkan dapat menginspirasi lahirnya berbagai ide dan gagasan baru, baik untuk kalangan praktisi swasta maupun pemerintahan dalam mengambil kebijakan.
Inspirasi JK umumnya berupa terobosan yang belum pernah dilakukan sebelumnya sehingga kita berani menyebutnya autentik. Dengan keasliannya itu pula, JK dipandang memiliki kecakapan dan seni kepemimpinan yang mumpuni, hingga Wakil Presiden RI periode 2004-2009 tersebut dianugerahi gelar Doctor HC di bidang kepemimpinan oleh Universitas Indonesia.
Sebagian dari ide dan gagasan JK berhasil membawa perubahan besar di Indonesia. Seperti kata Rhenald Kasali, dalam 10 tahun terakhir di Indonesia hanya terjadi dua perubahan penting Perdamaian Aceh dan konversi minyak tanah ke gas. Keduanya kata Rhenald Kasali, terjadi berkat kepemimpinan JK yang menjadi motor dan inspirasi perubahan besar tersebut. 
Menariknya, terobosan-terobosan JK seperti yang tersaji dalam Inspirasi JK ini semuanya pernah dilakoni JK tanpa mengabaikan aturan-aturan yang telah disepakati. Oleh karena itu, buku Inspirasi JK ini perlu diterbitkan dengan harapan dapat membuka wawasan dan keberanian bagi siapa pun dalam mengambil langkah-langkah terobosan, guna memenuhi kebutuhan dan harapan kita sebagai suatu bangsa yang mendambakan kesejahteraan, kemakmuran yang berkeadilan dengan tetap tugeuh pada konstitusi negara Indonesia.